Aspek Sosial Budaya Masyarakat Jawa Dalam Novel Jalan Menikung: Para Priyayi 2 Karya Umar Kayam (Kajian Sosiologi Sastra)

Dedy Richi Rizaldy

Sari


ABSTPReAneKli tian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) kehidupan
sosial masyarakat Jawa dan (2) budaya Jawa dalam novel Jalan Menikung: Para
Priyayi 2 karya Umar Kayam (kajian sosiologi sastra).
Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif dengan strategi analisis isi
(content analysis). Data dalam penelitian ini adalah kehidupan masyarakat Jawa
dalam novel Jalan Menikung: Para Priyayi 2 karya Umar Kayam. Sumber data
yang digunakan yaitu: (1) novel Jalan Menikung: Para Priyayi 2 karya Umar
Kayam dan (2) data-data sosial budaya dari majalah, artikel, dan koran. Dokumen
penelitian ini adalah gaya tulisan tentang kehidupan masyarakat Jawa yang
dikumpulkan peneliti kemudian dianalisis. Validitas data dalam penelitian ini
menggunakan teknik triangulasi teori. Teknik analisis data yang digunakan adalah
model analisis data (interactive model).
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kehidupan sosial masyarakat
Jawa dalam novel Jalan Menikung: Para Priyayi 2 karya Umar Kayam masih
memiliki nilai sosial dan kekeluargaan yang tinggi. Namun dalam novel tersebut
juga terjadi suatu masalah-masalah yang diakibatkan oleh beberapa faktor yang
menyebabkan suatu perselisihan diantara mereka. Sayangnya, selain memiliki rasa
sosial dan kekeluargaan yang sangat tinggi, beberapa diantara khususnya para
priyayi yang mulai kehilangan identitas kejawaannya karena dipengaruhi oleh
modernisasi kehidupan.
Kata kunci: Priyayi, Sosial Budaya Masyarakat Jawa.


Teks Lengkap:

PDF Peer-Review

Referensi


Abraham dkk. 2008. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Magetan: LEswastika press.

Bambang Rudito dan Melia Famiola. 2008. Social Mapping Metode Pemetaan Sosial. Bandung: Rekayasa Sains.

Budiono Heru Satoto. 2012. Mitologi Jawa. Depok: Oncor Semesta Ilmu.

Elly M. Setiadi dkk. 2007. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Faruk R. 2003. Pengantar Sosiologi Sastra dari Strukturalisme Genetik Sampai Post- Modernisme. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Geertz, Clifford. 1989 (cet. III). Abangan Santri Priyayi, dalam Masyarakt Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.

HB. Sutopo. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Koentjaraningrat.1997. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Karya Unipress.

Nani Tuloli. 2000. Kajian Sastra. Gorontalo: Nurul Jannah.

Purwadi. 2005. Upacara Tradisional Jawa Menggali Untaian Kearifan Lokal. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Soerjono Soekanto. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Suryomentaram, Grangsang. 1991. Kawruh Jiwa, Wejanganipun Ki Ageng Suryomentaram 3. Jakarta: CV Haji Masagung.

Suwardi Endraswara. 2003. Metodologi Penelitian Sastra Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Malhikdua. 2011. Kepercayaan Masyarakat Jawa. http://dloen.malhikdua.com/2011/11/09/kepercayaanmasyarakat-jawa/. diakses pada tanggal 19 Maret 2014.


Refbacks

  • »
  • »
  • »


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.