Analisis Pengaruh Earnings Management Dan Kinerja Operasional Perusahaaan Terhadap Return Saham Setelah Pengumuman Tax Amnesty

Arifiansyah Saputra

Sari


Informasi laba yang terkandung dalam laporan keuangan sebuah perusahaan memiliki arti yang sangat penting bagi investor. Asimetri informasi antara manajemen sebagai pihak yang menerbitkan informasi dengan pihak-pihak pemakai laporan keuangan dapat mendorong manajemen untuk melakukan praktik earnings management. Earnings management yang dilakukan biasanya bertujuan untuk meningkatkan penjualan saham. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola earnings management, perubahan abnormal return, dan apakah terdapat pengaruh yang signifikan earnings management terhadap kinerja operasional perusahaan setelah pengumuman tax amnesty oleh pemerintah Indonesia (dalam hal ini Menteri Keuangan). Pengujian dilakukan terhadap Perusahaan Manufaktur Go Public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Earnings management diukur dengan menggunakan discretionary accruals sebagai indikatornya. Pengujian pengaruh antara earnings management dengan kinerja operasional perusahaan dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana dengan tingkat signifikansi 5%. Metode analisis menggunakan independen t-test. Independen-test digunakan sesudah data diuji normalitasya dengan uji kolmogorov smirnov dengan program SPSS 17.0. Hasil dari uji t-indepeden menunjukkan bahwa return saham pengaruh negatif terhadap kinerja operasional perusahaan setelah pengumuman tax amnesty.
Kata Kunci: Earnings management, Return On Asset (ROA), abnormal return


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amin, A. 2007. Pendeteksian Earnings Manajemen, Underpricing dan Pengukuran Kinerja Perusahaan yang Melakukan Kebijakan Initial Public Offering (IPO) di Indonesia. Jurnal Simposium Nasional Akuntansi X Unhas – Makassar.

BEI. 2006. Panduan Pemodal. PT. Bursa Efek Indonesia.

Claude. .1996, Political Risk, Economic Risk, and Financial Risk. Financial Analysis Journal, Vol. 1, hal.29-45.

Media Prestasi Vol. XVIII No.2 Desember 2016 /ISSN 1979 - 9225

Daniati, N., Suhairi. 2006. Pengaruh Kandungan Informasi Komponen Laporan Arus Kas, Laba Kotor dan Size Perusahaan terhadap Expectes Return Saham (Survey Pada Industri Tekstil dan Automotive yang Terdaftar di BEJ). Jurnal Simposium Nasional Akuntansi IX - Padang.

Friedlan, J. 1994. Accounting Choices by Issuer of Initial Public Offerings. Contemporary Accounting Research. Vol.11, hal. 1-31.

Gumanti, T.A. 2001. Earnings Management : Suatu Telaah Pustaka. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 2, hal. 104115. Gujarati, D. 1999. Ekonomitrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Jakarta : Erlangga.

Husnan, S. 2004. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta: UPP AMP YPKN.

Jogiyanto, Hartono. 2000. Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.

Lo, K. 2007. Earning Management and Earning Quality. Journal of Accounting and Economics, Vol.1, hal.1-8.

Mediastuty P.P., Machfoedz, M. 2003. Analisis Hubungan

Mekanisme Corporate Governance dan Indikasi Manajemen Laba. Jurnal Simposium Nasional Akuntansi VI - Surabaya.

Meutia, I. 2004. Pengaruh Independensi Auditor Terhadap Manajemen Laba untuk KAP Big 5 dan Non Big 5. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia.

Saiful. 2002. ”Hubungan Manajemen Laba (Earning Management) dengan Kinerja Operasi dan Return Saham di Sekitar IPO” . Simposium Nasional Akuntansi 5.Hal 149-160.

Sylvia V.S., Utama, S. 2005. Pengaruh Kepemilikan Ukuran Perusahaan dan Praktek Corporate Governance terhadap Pengelolaan Laba (Earning Management). Jurnal Simposium Nasional Akuntansi VIII - Solo.

Tandelilin, E. 2001. Analisis Investasi Manajemen Portfolio. Yogyakarta: BPFE.

Weston., Copeland. 1995. Manajemen Keuangan. Jakarta : Bina Rupa Aksar


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.