Efektifitas Pemberian Stimulasi Positif Terhadap Peningkatan Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini

Aini Indriasih

Sari


Emosi sebagai poros kehidupan manusia, jika terganggu emosinya maka
terganggu pula aspek kehidupan lainnya. Kecerdasan emosi dapat dipelajari,
ditingkatkan melalui latihan. Stimulasi positif merupakan rangsangan yang
diberikan pada anak usia dini untuk berkembang kecerdasan emosinya secara
optimal. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian stimulasi positif
terhadap peningkatan kecerdasan emosi pada anak usia dini di TK Kaliwungu
kabupaten Kudus, pada tahun 2015, dengan sampel penelitian sebanyak 2 kelas
masing-masing berjumlah 24 anak. Adapun desain penelitian yang digunakan
adalah quasi ekperimen dengan membandingkan kelompok eksperimen dan
kelompok kontrol.
Pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan tes. Sedangkan metode analisis data menggunakan uji beda analisis Uji t, yang sebelumnya dilakukan uji normalitas data dan homogenitas varian.
Hasil penelitian diperoleh rerata pada kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan sebesar 61,33 dan kelompok kontrol sebesar 57,91. Sedangkan setelah diberikan perlakuan diperoleh skor pada kelas kontrol 67,25 lebih besar dari rerata kelas kontrol 57,00. Dengan demikian ada perbedaan rerata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji beda diperoleh skor rerata kelas eksperimen mengalami peningkatan. anak mencapai ketuntasan belajar nilai KKM 60 dan 75% dari jumlah anak di kelas eksperimen, sedangkan pada kelas kontrol belum mencapai ketunyasdan hal ini dapat dilihat dai rata-rata pencapai skor masih dibawah KKM.Maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa pemberian stimulasi positif dapat meningkatakn kecerdasan emosi pada anak usia dini di TK negeri Kudus.
Kata-kata kunci: kecerdasan emosi, anak usia dini, stimulasi positif

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dhieni, N. 2011. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka

Goleman, D. 1995. Emotional Intelligence (terjemahan) Jakarta: PT Gramedia

Goleman,D. 2004. Working with Emotional Intelligence . New York: Bantam Books.

Goleman, D. 2004. Emotional Intelligence. Kecerdasan Emosi: Mengapa EI lebih penting daripada IQ. Terjemahan.Jakarta: PT.Gramedia PustakaUtama

Hurlock E .2006. Perkembangan Anak Jilid 1 (terjemahan oleh Meitasari Tjadrasa dan Muchlisoh Zarkasih), Jakarta:Erlangga

Mashar. R, 2011. Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Moeslichatoen. 2004. Metode Pengajaran di Taman Kanakkanak. Jakarta: Rineka Cipta

Nugraha, A & Rahmawati, Y. 2004. Strategi Perkembangan Sosial Emosional. Jakarta: Universitas Terbuka.

Santrock, J. W. 2002. Life Span Development, Perkembangan Masa Hidup, Jilid I (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Satibi, Otib. 2008. Metode Pengembangan Moral dan Nilai-Nilai Agama. Jakarta: Universitas Terbuka

Solehuddin . 2008. Pembaharuan Pendidikan TK. Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto,Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek edisi revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta

Sujana.2002. Metode Statistik. Bandung: Tarsito.

Yuliani, Nurani,. 2009. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: PT Indeks


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.