Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation(GI) dan Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa

Erny Untari

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Manakah yang mempunyai
prestasi belajar matematika yang lebih baik, siswa yang dikenai model
pembelajaran kooperatif tipe GI atau CTL. (2) Manakah yang mempunyai prestasi
belajar matematika yang lebih baik, siswa yang memiliki minat belajar tinggi,
sedang, atau rendah. (3) Apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan
minat belajar terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan
penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas X SMK PGRI 4 Ngawi tahun ajaran 2015/2016.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel yang
diambil adalah siswa kelas X Akuntansi 1 dan X Akuntansi 2 dengan jumlah
siswa 61 siswa, dengan rincian 30 siswa pada kelas eksperimen satu dan 31 siswa
pada kelas eksperimen dua. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data
adalah tes kemampuan awal matematika, angket minat belajar, dan tes prestasi
belajar matematika. Uji coba instrumen tes meliputi validitas isi, tingkat
kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitas. Uji prasyarat meliputi uji normalitas
populasi menggunakan metode Lilliefors dan uji homogenitas variansi populasi
menggunakan metode Bartlett. Dengan α = 0,05, diperoleh simpulan bahwa
sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan mempunyai variansi
yang homogen. Uji keseimbangan terhadap data kemampuan awal matematika
menggunakan uji-t diperoleh simpulan bahwa kedua kelas eksperimen
mempunyai kemampuan awal matematika yang seimbang. Pengujian hipotesis
menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis, diperoleh simpulan bahwa (1) Prestasi belajar matematika
siswa yang dikenai model pembelajaran CTL lebih baik dibandingkan prestasi
belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe GI. (2)
Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki minat belajar tinggi lebih baik
dibandingkan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki minat sedang, dan
prestasi belajar matematika siswa yang memiliki minat belajar sedang sama
baiknya dengan prestasi belajar matematika siswa yang memiliki minat belajar
rendah, prestasi matematika siswa yang memiliki minat belajar tinggi sama
baiknya dengan prestasibelajar siswa yang memiliki minat belajar rendah. (3)
Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap
prestasi belajar matematika.
Kata kunci: GI, CTL, Minat Belajar, Prestasi Belajar Matematika

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasardasar Evaluasi Pendidikan.Jakarta: Bumi Aksara.

. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT

Bahri, Syaiful. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Budiyono. 2009. Statistika Untuk Penelitian Edisi ke-2. Surakarta: UNS Press

Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.

Rusman. 2014. Model-Model Pembelajaran (mengembangkan profesionalisme guru). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tu’u, Tulus. 2004. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT. Grasindo


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.