Implementasi Kurikulum 13 Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Di Kelas Rendah Sekolah Dasar/Mi

Sulistiyono Sulistiyono

Sari


Kurikulum 13 melakukan perubahan pemikiran yang mendasar dengan menganut pemikiran yang mendasarkan pada dua landasan yakni: pertama; pendidikan harus diletakkan pada 4 pilar yaitu belajar mengetahui (learning to know), belajar melakukan (learning to do), belajar hidup dengan kebersamaan (learning to live together), dan belajar menjadi diri sendiri (learning to be), dan kedua; belajar seumur hidup (life long learning).

Implementasi Kurikulum 13 dalam pembelajaran keterampilan menulis di kelas rendah SD/MI juga merujuk pada pemikiran tersebut. Untuk itu, guru diharapkan dapat merancang pembelajarannya dengan mempertimbangkan dasar-dasar perkembangan tulisan siswa sebelumnya serta lingkungan dan suasana kelas yang menunjang proses penguasaan keterampilan menulisnya. Hal itu, agar pendidikan nilai dan sikap yang populernya disebut pendidikan karakter dapat membantu perkembangan jiwa anak-anak baik lahir maupun bathin dari sifat kodratinya menuju ke arah peradaban yang manusiawi.

Rancangan pembelajaran yang dikemas guru diharapkan dapat membuahkan proses pembelajaran yang bukan hanya menunjang penciptaan siswa belajar secara aktif dan dapat memotivasi belajar, tetapi juga implementasi pembelajaran yang menjadikan siswa mengalami langsung apa yang dipelajarinya bukan  mengetahui dari guru.

Pendekatan tematik sebagai pendekatan yang utama dalam pembelajaran menulis di kelas rendah akan lebih menjadikan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa dan menjadikan siswa memiliki tanggung jawab sendiri terhadap belajarnya.

Kata Kunci: Kurikulum 13, skemata, scafolding, tematik, pembejaran menulis di kelas rendah


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Burns, P. C., Betty D. D., dan Elinor P. R. 1996. Teaching Reading in Today’s Elementary School. New York: Boston Toronto.

Cleary, L. M. dan Michael D. L. 1993. Linguistics for Teacher’s. New York: McGraw-Hill, Inc.

Depdiknas. 2002. Pengembangan Silabus Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Farris, P. J. 1993. Language Arts a Process Approach. Madison, Wisconsin: Brown & Benchmark.

Fogarity, Robin. 1991. How to Integrate the Curricula. Platine: IRI/Skyligh Publishing, Inc.

Griffin, P. dan Peter N. 1991. Educational Assessment and Reporting: A New Approach. Australia Cataloguing-in Publication Data.

Herman, J.L. dkk. 1992. A Practical Guide to Alternative Assessment. ASCD: Alexandria, VA.

Mulyasa. 2014. Pengembangan dan

implementasi Kurikulum 2013.

Bandung: Remaja Rosdakarya.

Percy, Bernard. 1981. The Power of Creative Writing. Englewood Cliffs: Prentice Hall Inc.

Smith, N. B. dan Alan R. 1980. Reading Instruction for Today’s Children. Englewood Cliffs: Prentice-Hall Inc.

Temple, C., Ruth N. dan Nancy B. 1988. The Beginning of Writing. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Tompkins, G. E. 1994. Teaching Writing: Balancing Process and Product.New York: Macmillan College Publishing Company.

Tompkins, G. E. & Hoskisson K. 1991. Language Arts Content and

Teaching Strategies. New York: Macmillan Publishing Company


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.