EFEKTIVITAS PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK USIA DINI

Aini Indri asih

Sari


Permainan tradisional  merupakan  hasil dari proses kebudayaan manusia zaman dahulu yang masih kental dengan nilai-nilai kearifan lokal.   Juga memiliki peran edukasi bagi proses belajar seseorang terutama anak-anak.  Hal ini  dikarenakan  secara alamiah permainan tradisional mampu menstimulasi berbagai aspek-aspek perkembangan anak yaitu: motorik, kognitif, emosi, bahasa, sosial, spiritual, ekologis, dan nilai moral anak.

Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan nonequivalen group pretest-postest.  Lokasi penelitian di  TK Trisula 02, TK Kaliwungu, dan TK Pertiwi Prambatan Lor yang semua berada di kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus   sampel berjumlah  25 anak untuk setiap kelasnya.  Adapun metode pengumpulan data menggunakan  pedoman observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi.   Teknik  analisis data yang digunakan uji beda digunakan t-test serta  Uji pengaruh  regresi linier sederhana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional yang diterapkan pada penelitian ini terbukti memiliki nilai karakter yang tinggi, seperti mematuhi aturan, empati, persahabatan, kerja sama, gotong royong,  kejujuran, menghargai orang lain, kesabaran, ketelitian. Permainan tradisional  yang diterapkan di  ketida Taman-kanak-kanak sama-sama menunjukkan   adanya perkembangan karakter.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta

Ayriza Yulia (2008). Penyusunan dan Validasi Modul “ Social Life Skill” Bagi Pendidik Anak-Anak Prasekolah. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan(Nomor 2 tahun 12). Hlm. 217.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1992. Transformasi Nilai Melalui Permainan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Gustiana, Asep.(2011). Pengaruh Permainan Modifikasi Terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Kognitif Anak Usia Dini

Iswinarti. (2010). Nilai-nilai Terapiutik Permainan Tradisional Engklek Untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah

Malang

Khasanah Ismatul dkk (2011). Permainan Tradisional sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal PAUDIA Vol 1 No. 1 IKIP PGRI Semarang.

Kurniati, Euis, Yustiana, Y. Reksa. 2006. Implementasi Model Bimbingan Berbasis Permainan di Sekolah Dasar. Bandung

Misbach, Ifa. (2006). Peran Permainan Tradisional yang Bermuata Edukatif Dalam Menyumbang Pembentukan Karakter dan Identitas Bangsa. Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Misbach, Ifah H. 2007. Peran permainan tradisional yang bermuatan edukatif dalam menyumbang pembentukan karakter dan identitas bangsa. Bandung

Santyasa, I Wayan. 2007. Landasan konseptual media pembelajaran [makalah] Disajikan dalam workshopmedia pembelajaran bagi guru-guru SMA

Sukirman, dkk., 2004. Permainan Tradisional Jawa. Kepel Press. Yogyakarta.

Sugiyono, (2007). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfa Beta

Sumarni, (2012). Modul Permainan Humor Kearifan Budaya Lokal. Bagian

Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Bahrul Al Rasyid, Pendidikan Karakter Pada Anak, dalam http://cenatcenutpgsd.blog spot.com/2013/01/pendidikan-karakter-pada-anak.html, diakses tanggal 06 Mei 2016

Anita Yus (2011). Model Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: Kencana Prenada Media Group.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.