Analisis Pemilihan Profesi Digital Enterpreneur Ditinjau Dari Contextual Teaching And Learning Model

Arifiansyah Saputra

Sari


Isu perekonomian semakin pen ting untuk diperluas prakteknya di negara  sedang berkembang. Hal ini dikarenakan negara sedang berkembang dewasa ini  semakin dihadapkan pada kondisi yang semakin mengglobal dengan pilihan kerjasama dan persaingan yang semakin keras. Menyelaraskan dengan kondisi tersebut, lembaga pendidikan diharapkan mampu berperan guna mentransformasi jiwa enterpreneur dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia  menghadapi persaingan yang semakin ketat terutama di bidang digital economy.

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengalisis kedalaman pemahaman mahasiswa dalam ranah koginitif, afektif dan psikomotorik dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) pada mata kuliah Perekonomian Indonesia. 2. Menganalisis pengaruh pemahaman ranah kognitif, afektif dan psikomotorik  terhadap  keputusan  untuk memilih sebagai seorang digital enterpreneur pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Ngawi. Populasi sasaran adalah mahasiswa yang mengikuti Mata Kuliah Perekonomian Indonesia pada Program  Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Ngawi Tahun akademik 2016 sampai 2018 dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang. Pengolahan dan analisis data  dilakukan secara kualitatif dan kauntitatif dengan menggunakan IBM-SPSS Statistik versi 20. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa; variabel  tingkat pemahaman mahasiswa dalam ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik berimplikasi positif terhadap pilihan kuputusan untuk terjun di bidang digital enterpreneur. Dengan demikian kedalaman pemahaman ketiga ranah tersebut memiliki pengaruh dan juga hubungan yang kuat dengan keputusan pilihan untuk menjadi seorang digital enterpreneur dalam menghadapi digital economy.  

 Kata Kunci: CTL, digital enterpreneur, digital economy.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bloom, Benjamin S. Ed. Et al. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: Handbook 1, Cognitive Domain. New York: David McKay.

Bower, Hilgard. (1981). Theories of Learning. Fifth Edition. New Jersey: Prentice Hall.

Depdiknas. (2002). Pendekatan Kontekstual/Contektual Teaching and Learning. Jakarta: Depdikbud.

Gendler, Margaret E. (1992). Learning & Instruction; Theory Into Practice. New York: McMillan Publishing.

Jacobson, David. (1989). Methods for Teaching, A Skill Approach. Ohio: Merill Publising.

Krathwohl, D. R. ed. et al. (1964), Taxonomy of Educational Objectives: Handbook II, Affective Domain. New York: David McKay.

Makmun, Abin Syamsuddin (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Rosda Karya Remaja.

Mudhofir. (1980). Teknologi Intruksional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurhadi, dkk. (2003). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK Malang: IKIP.

Singgih, Santoso. (2000). SPSS Statistik Parametrik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sugiyono. (1997). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih (2005). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: P.T. Remaja Rosdakarya.

Sutanto, Adi. (2002). Kewiraswastaan, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Wirasasmita, Yuyun (2000). Perekonomian Indonesia di Perguruan Tinggi, Makalah


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.