Eksperimentasi Numbered Heads Together Dan Think Pair Share Pada Pembelajaran Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar

Dwi Handaja

Sari


Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X pada SMA Negeri 2 Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur Semester 1 Tahun Pelajaran 20016/2017. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified Cluster Random Sampling. Untuk uji konsistensi internal menggunakan korelasi momen produk dari Karl Pearson. Sedangkan untuk uji reliabilitas tes menggunakan metode Kruder-Richardson 20. Prasarat analisis menggunakan uji Liiliefors untuk uji normalitas, uji homogenitas menggunakan uji Bartlet. Dengan taraf signifikan α =0,05 disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Dari perhitungan uji homogenitas disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang mempunyai variansi yang sama.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan ukuran sel tak sama. Dengan menggunakan taraf signifikansi α = 0,05 menunjukkan (1) terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika pada materi persamaan kuadrat (Fa = 4,8631 > 3,84 = Ftabel), (2) terdapat pengaruh motivasi peserta didik terhadap prestasi belajar matematika pada materi persamaan kuadrat (Fb = 38,7396 > 3,00 = Ftabel), (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan tingkat motivasi peserta didik terhadap prestasi belajar matematika pada materi persamaan kuadrat (Fab = 4,6483 > 3,00 = Ftabel).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) penggunaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada materi pokok bahasan persamaan kuadrat memberikan prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan dengan penggunaan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together, (2) peserta didik dengan motivasi belajar tinggi mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar matematika peserta didik dengan motivasi belajar sedang dan motivasi belajar rendah, peserta didik dengan motivasi belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dibandingkan dengan peserta didik dengan motivasi belajar rendah, (3) pada model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together, prestasi belajar peserta didik dengan motivasi belajar tinggi sama baiknya dengan prestasi belajar pada peserta didik dengan motivasi belajar sedang, sedangkan peserta didik dengan motivasi belajar tinggi pretasi belajar matematikanya lebih baik dari pada peserta didik dengan motivasi belajar rendah, demikian halnya pada peserta didik dengan motivasi belajar sedang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik dari pada peserta didik dengan prestasi belajar rendah, (4) pada model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share, prestasi belajar peserta didik dengan motivasi belajar tinggi lebih baik dari pada prestasi belajar peserta didik dengan motivasi belajar sedang dan rendah, prestasi belajar peserta didik dengan motivasi belajar sedang lebih baik dari pada prestasi belajar peserta didik dengan motivasi belajar rendah, (5) pada kategori tingkat motivasi belajar tinggi, prestasi belajar matematika peserta didik yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik dari pada peserta didik yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together. Tidak demikian halnya pada kategori tingkat motivasi belajar sedang maupun motivasi belajar rendah, pemberian pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share maupun tipe Numbered Heads Together tidak menyebabkan perbedaan, artinya mempunyai prestasi yang sama baiknya.

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Numbered Heads Together, Think Pair Share


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anita Lie. 2002. Cooperative Learning: Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia

Arends, Richard I, 2001, Clasroom Instruction And Management, McGraw-Hill Companies, Inc., USA

Budiyono. 2003. Metodologi PenelitianPengajaran Matematika. Surakarta: UNS Press.

. 2009. Statistika Untuk Penelitian. Surakarta : UNS Press

Isjoni. 2009. Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik.Yogyakarta: Pustaka pelajar

M. Ngalim Purwanto 2010. Psikologi Pendidikan.Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Purwoto. 2000. Strategi Pembelajaran Matematika. Surakarta: UNS Press

Wina Sanjaya. 2008. Strategi Pembelajaran Berorentasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta Prenada Media Group


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.