PENINGKATAN KETRAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS MASALAH PADA MATERI MENJAUHI PERGAULAN BEBAS DAN ZINA DENGAN MEDIA SCREENDY (SCREENSHOT-DIARY) KELAS X SMAN I KWADUNGAN TAHUN PELAJARAN 2017-2018

Rubiati Rubiati

Sari


Ketrampilan memecahkan masalah adalah kemampuan seseorang untuk
menemukan solusi atas pemecahan suatu masalah. Ketrampilan pemecahan
masalah merupakan salah satu ketrampilan yang harus diraih dalam proses
pembelajaran agar peserta didik siap untuk menjalani kehidupan nyata sehari hari.
Untuk mencapai hal tersebut diperlukan suatu rancangan model, bahan ajar dan
media pembelajaran yang tepat sehingga pembelajaran berjalan efektif dan
mampu membekali peserta didik tentang ketrampilan memecahkan masalah.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini: pertama “Bagaimanakah
penerapan bahan ajar LKS berbasis masalah dapat meningkatkan ketrampilan
memecahkan masalah dalam materi menghindari pergaulan bebas dan zina?”;
kedua, bagaimanakah penggunaan media belajar Sreendy atau Screenshoot Diary
dapat meningkatkan intensitas partisipasi belajar peserta didik dalam
pembelajaran? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan
ketrampilan memecahkan masalah dalam diri peserta didik setelah diterapkannya
bahan ajar LKS berbasis masalah dan mengetahui peningkatan intensitas
partisipasi belajar peserta didik setelah digunakannya media belajar screendy.
Penelitian ini menggunakan action research sebanyak 2 putaran. Setiap putaran
terdiri: rancangan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan
revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMAN I Kwadungan
Semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes
belajar dan lembar observasi kegiatan pembelajaran. Hasil analisis tes belajar
peserta didik didapatkan data bahwa mengalami peningkatan yaitu, siklus I rata
rata nilai tes sebesar 75,81 dan 78,48, pada siklus II nilai rata- rata sebesar 83,48
dan 86,48. Partisipasi peserta didik memuaskan yaitu pada siklus I mencapai
83,33% dan 89,58%, dan pada sklus II meningkat menjadi 93,75% dan 95,83%.
Simpulan penelitian ini adalah penngunaan bahan ajar LKS berbasis masalah
dapat meningkatkan ketrampilan memecahkan masalah pada materi menjauhi
pergauman bebas dan Zina, dan penggunaan media belajar screendy dapat
meningkatkan intensitas partisipasi belajar peserta didik kelas X MIPA 1
Semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018.

Kata Kunci: Ketranpilan Pemecahan Masalah, Bahan Ajar Berbasis Masalah,
Media belajar Screendy.



Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineksa Cipta. 2002.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. 2008. Pedoman Penyusunan Bahan Ajar. Jakarta: Lukmana. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas

https://techijau.com/apa-artipengertian-screenshot-pada-android/, Selasa, 16-1-2018 Pk 14.53

Lazear, David. 2004. High Order Thinking the Multiple Inteligences Way. Chicago: Zephyr Press

McGregor, Debra. 2007. Developing Thinking; Developing Learning A Guide to Thinking Skill in Education. Bershire: Open University Press

Mulyasa E. 2006. Kurikulum Yang Disempurnakan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 1995. Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta:Bumi Aksara.

Nasution, S. 2006. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta:Bumi Aksara.

Rustiyah, N.K. 1989. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.

Santrock, John W. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group

Tegeh, I.M. 2009. Perbandingan Prestasi Belajar Mahasiswa yang Diajar dengan Menggunakan Problem BasedLearning dan Ekspositori yang Memiliki Gaya Kognitif Berbeda. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Tim Redaksi Pustaka Yustisia, 2003. Perundangan tentang Kurikulum Sistem Pendidikan Nasional 2013. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.

Yamin, Martinis. 2007. Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta:Gaung Persada Press-C


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.