PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI SUPERVISI KLINIS PADA DABIN VIII KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Lucia Bernawati Mardiana

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Kemampuan guru
dalam pembelajaran IPA Bervisi SETS dapat meningkatkan hasil belajar siswa,
apakah Supervisi Klinis dapat meningkatkan Kemampuan guru dalam
pembelajaran IPA bervisi SETS, dan untuk mengetahui bagaimana proses
Supervisi Klinis dilakukan dalam meningkatkan Kemampuan guru dalam
pembelajaran IPA bervisi SETS untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada SD
Negeri se DABIN VIII Kecamatan Pati Kabupaten Pati pada Semester I Tahun
Pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Kemampuan guru
dalam pembelajaran IPA bervisi SETS mengalami kenaikan yang signifikan dari
pengamatan awal 40.75%, siklus I 72.75 % dan siklus II 90.25%. Kedua hasil
belajar siswa pada pembelajaran IPA mengalami kenaikan yang signifikan dari
pengamatan awal 58.50%, siklus I 79.50% dan siklus II 91.50%.

Kata Kunci: Kemampuan Guru, Pembelajaran IPA Bervisi SETS, Hasil Belajar


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adipurnomo, Haryono. 2005. Keteladanan, Pembiasaan, dan Pengkondisian Lingkungan Dalam Pembelajaran. Jakarta : Fasilitator Edisi II 2005.

Brotosedjati, Soebagyo.2001. Korelasi Jenjang Pendidikan, Penataran, dan Supervisi Dengan Kemampuan Profesional Guru SD Negeri di Kota Semarang. Thesis. Semarang : Program Pasca Sarjana UNNES

Christine Greenhow. 2006. Trends in Higher Education Have Contributed to The Need for More Coordination and Collaboration. DOI. http://ijcscl.org/?go=contents &volume=2&issue=4. ( 22 Juli 2009).

Depdiknas. 2003. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Diperbanyak oleh Sinar Grafika.

Gerry Stahl, 2007. Using ActivityOriented Design Methods to Study Collaborative Knowledge Building in Learning Courses. Journal

Contents. DOI.http://ijcscl.org/?go=contents &volume=2&issue=4. ( 22 Juli 2009).

Hidayat, Mohammad Asikin.2004. Teori Pembelajaran IPA. Semarang: PPs UNNES.

Hudoyo, Herman. 1999. Belajar Mengajar Efektif. Jakarta: Depdikbud.

Ibrahim, Muslimin. Rachmadiarti, Fida. Nur, Muhamad. Ismono. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning, Mempraktekkan Cooperative Learning di Ruang – ruang Kelas. Jakarta : Gramedia.

Murfatimah. 2003. Komparasi Model STAD dengan Jigsaw Pada Pembelajaran Biologi Bervisi Sets Pokok Bahasan Fungsi Alat tubuh Tumbuhan Kelas II SLTP 13 Semarang. Tesis.Semarang: PPs UNNES.

Nunung H. 2004. Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Persepsi Guru Dalam Supervisi Terhadap Kemampuan Profesional Guru SD di Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Thesis. Semarang : Program Pasca Sarjana UNNES.

Parso.2004. Pengaruh In Servise Training dan Supervisi Kunjungan Kelas Terhadap Kompetensi Profesional Guru SMP Negeri Se Kabupaten Jepara. Thesis. Semarang : Program Pasca Sarjana UNNES.

Purwanto N, 2007, Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Puskur. 2003. Kurikulum dan Hasil Belajar. Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Puskur Balitbang Depdiknas. 2007. Model Pembelajaran dengan Visi dan Pendekatan SETS.

Sudijono, Anas. 2005. Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sularyo. 2003. Upaya Meningkatkan Ketuntasan Belajar Fisika dengan Metode Belajar Kelompok dan Berwawasan Sets pada Siswa Kelas II SMUN 2 Semarang Tahun 2002 – 2003. Tesis.Semarang: PPs UNNES.

Sulistyorini. 2007. Pembelajaran IPA Sekolah Dasar dan Peranannya dalam KTSP. Semarang. Tiara Wacana.

Sumadi, Suryabrata. 1999. Proses Belajar-Mengajar. Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

Winataputra. 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta. Universitas Terbuka.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.